Lirih lisan merajut do’a
Melerai
jiwa yang tiba-tiba terasa hampa
Di
atas sajadah biru aku mengiba
Atas
rindu yang merayap buai airmata
Hati
meraung tak berdaya
Kala
telapak tangan mengadukan lara
Mencoba
tumpahkan segalanya
Hanya
meminta pada Allah yang Kuasa
Di
atas sajadah rindu kutitipkan
Derai
cinta yang pernah Engkau (Allah) berikan
Saat
engkau kenalkan aku dengan gadis impian
Meski
jarak terpaut jauh tak terbayangkan
PadaMu
kupersaksikan
Inilah
aku hamba yang muram
Di
sepertiga malam memohon petunjuk jalan
Jika
memang gadis itulah sebaik-baik pilihan
by : Poetra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar